Yogie' Empty

Yang lebih baik dari kita adalah mengakui segala kesalahan yang menyakitkan hati orang yang kita sayangi...

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Donna Donna


joan-baez.jpg
Lima tahun perang Irak mengingatkan saya pada Joan Baez, musisi lagu balada asal Amerika Serikat. Di usianya yang kini tak lagi muda, Baez beberapa kali terlibat unjuk rasa menentang perang Irak. Salah satu unjuk rasa yang mendapat sorotan dunia adalah saat dia mendatangi ranch Bush di Texas tahun lalu.
Joan Baez, di tahun 1960-an cukup terkenal dengan lagunya “Donna Donna”. Perempuan yang pernah berpacaran dengan musisi Bob Dylan ini memang terkenal dengan sikapnya yang menentang perang. Oya, Bob Dylan pun dikenal sebagai musisi anti-perang.
Berikut lirik lagu Donna Donna yang pernah dinyanyikan Sita RSD di dalam film Gie. Lagu ini juga pernah dinyanyikan Julia (Julile) Rogers.
On a waggon bound for market
there`s a calf with a mournful eye.
High above him there`s a swallow,
winging swiftly through the sky.

Chorus:
How the winds are laughing,
they laugh with all their might.
Laugh and laugh the whole day through,
and half the summer`s night.

Donna, Donna, Donna, Donna; Donna, Donna, Donna, Don.
Donna, Donna, Donna, Donna; Donna, Donna, Donna, Don.

“Stop complaining!” said the farmer,
Who told you a calf to be?
Why don`t you have wings to fly with,
like the swallow so proud and free?”

+ Chorus

Calves are easily bound and slaughtered,
never knowing the reason why.
But whoever treasures freedom,
like the swallow has learned to fly.

Renungan Jalu Kereta Api




















10 Kota Mati Yang Mengerikan di Dunia

1.Kolmanskop



Kolmanskop adalah sebuah kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah. Dalam dua tahun terciptalah sebuah kota yang megah lengkap dengan segala prasarananya seperti kasino, sekolah, rumah sakit, juga dengan bangunan tempat tinggal yang eksklusif yang berdiri di lahan yang dulunya tandus dan merupakan padang pasir. Tetapi setelah perang dunia pertama, jual beli berlian menjadi terhenti, ini merupakan permulaan berakhirnya semuanya. Sepanjang tahun 1950 kota mulai ditinggalkan, pasir mulai meminta kembali apa yang menjadi miliknya. Papan metal yang kokoh roboh, kebun yang cantik dan jalanan yang rapi dikubur dibawah pasir, jendela dan pintu bergeretak pada setiap engselnya, kaca-kaca jendela terpecah membelalak seperti menunjukan kehancuran pada hamparan pasir yang menjulang. Quote: Sebuah kota mati baru telah dilahirkan, sampai saat ini masih nampak sepasang banguna yang berdiri, juga terdapat bangunan seperti sebuah teater masih dalam kondisi yang sangat baik, dan sisanya, rumah-rumah tersebut hancur digerus pasir dan menjadi deretan rumah-rumah hantu yang menakutkan.


2.Prypiat


Prypiat adalah sebuah kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang berharga, pakaian dan lain-lain semua seperti kebanyakan milik keluarga-keluarga pada umumnya.

Penduduk hanya boleh mengambil dokumen penting, buku dan pakaian yang tidak terkontaminasi oleh nuklir. Namun sejak abad 21, tidak lagi ada barang berharga yang tertinggal, bahkan tempat duduk dikamar kecilpun dibawa oleh para penjarah, banyak dari bangunan yang isinya dirampok dari tahun ke tahun. Bangunan yang tidak lagi terawat, dengan atap yang bocor, dan bagian dalam bangunan yang tergenang air di musim hujan, semakin membuat kota tersebut benar-benar menjadi kota mati. Kita bisa melihat pohon yang tumbuh di atap rumah, pohon yang tumbuh di dalam rumah. Para CoD 4 players pasti mengenali kota yg satu ini.


3.Sanz Hill

 


Disebelah Utara Taiwan, terdapat sebuah kampung yang futuristic, pada awalnya dibangun sebagai sebuah tempat peristirahatan yang mewah bagi kaum kaya. Bagaimanapun, setelah terjadi banyak kecelakaan yang fatal pada masa pembangunannya akhirnya proyek tersebut dihentikan. Setelah mengalami kesulitan dana dan kesulitan para pekerja yang mau mengerjakan proyek tersebut akhirnya pembangunan resort tersebut benar-benar dihentikan ditengah jalan. Desas-desus kemudian bermunculan, banyak yang bilang kawasan kampung tersebut menjadi tempat tinggal para hantu, dari mereka yang sudah meninggal.


4.Craco

 


Craco terletak didaerah Basilicata dan provinsi Matera sekitar 25 mil dari teluk Taranto. Kota pertengahan ini mempunyai area yang khas dengan dipenuhi bukit yang berombak-ombak dan hamparan pertanian gandum serta tanaman pertanian lainnya. Ditahun 1060 ketika kepemilikan lahan Craco dimiliki oleh uskup Arnaldo pimpinan keuskupan Tricarico. Hubungan yang berjalan lama dengan gereja membawa pengaruh yang banyak kepada seluruh penduduk. Di tahun 1891 populasi penduduk Craco lebih dari 2000 orang, waktu itu mereka banyak dilanda permasalahan social dan kemiskinan yang banyak membuat mereka putus asa, antara tahun 1892 dan 1922 sekitar 1300 orang pindah ke Amerika Utara. Kondisi pertanian yang buruk ditambah dengan bencana alam gempa bumi, tanah longsor serta peperangan inilah yang menyebabkan mereka bermigrasi massal.

Antara tahun 1959 dan 1972 Craco kembali diguncang gempa dan tanah longsor. Di tahun 1963 sisa penduduk sekitar 1300 orang akhirnya dipindahkan ke suatu lembah dekat Craco Peschiera, dan sampai sekarang Craco yang asli masih tertinggal dalam keadaan hancur dan menyisakan kebusukan sisa-sisa peninggalan penduduknya.


5.Oradour Sul Glane

 


Perkampungan kecil Oradour Sul Glane di Perancis menunjukan sebuah kondisi keadaan yang sangat mengerikan. Selama perang dunia ke II, 642 penduduk dibantai oleh tentara Jerman sebagai bentuk pembalasan atas terhadap perlakuan Perancis waktu itu. Jerman yang waktu itu sebenarnya berniat menyerang daerah di dekat Oradour Sul Glane tapi akhirnya mereka menyerang perkampungan kecil tersebut pada tanggal 10 Juni 1944. menurut kesaksian orang-orang yang selamat, penduduk laki-laki dimasukan kedalam sebuah gudang dan tentara jerman menembaki kaki mereka sehingga akhirnya mereka mati secara pelan-pelan. Wanita dan anak-anak yang dimasukan ke dalam gereja, akhirnya semua mati tertembak ketika mereka berusaha keluar dari dalam gereja. Kampung tersebut benar-benar dihancurkan tentara Jerman waktu itu. Dan sampai saat ini reruntuhan kampung tersebut masih berdiri dan menjadi saksi betapa kejamnya peristiwa yang terjadi saat itu.


6. GunkanJima


Pulau ini adalah salah satu dari 505 pulau tak berpenghuni di Nagasaki Daerah Administratsi Jepang, sekitar 15 kilometer dari Nagasaki. Pulau ini juga dikenal sebagai “Gunkan Jima” atau pulau kapal perang. Pada tahun 1890 ketika suatu perusahaan (Mitsubishi) membeli pulau tersebut dan memulai proyek untuk mendapatkan batubara dari dasar laut di sekitar pulau tersebut. Di tahun 1916 mereka membangun beton besar yang pertama di pulau tersebut, sebuah blok apartemen dibangun untuk para pekerja dan juga berfungsi untuk melindungi mereka dari angin topan.

Pada tahun 1959, populasi penduduk pulau tersebut membengkak, kepadatan penduduk waktu itu mencapai 835 orang per hektar untuk keseluruhan pulau (1.391 per hektar untuk daerah pusat pemukiman), sebuah populasi penduduk terpadat yang pernah terjadi di seluruh dunia. Ketika minyak tanah menggantikan batubara tahun 1960, tambang batu bara mulai ditutup, tidak terkecuali di Gunkan Jima, di tahun 1974 Mitsubishi secara resmi mengumumkan penutupan tambang tersebut, dan akhirnya mengosongkan pulau tersebut. Pada tahun 2003 pulau ini dimbil sebagai setting film “Battle Royal II” dan mengilhami sebuah game popular “Killer7”.


7. Kadykchan

 


Kadykchan merupakan salah satu kota kecil di Rusia yang hancur saat runtuhnya Uni Soviet. Penduduk terpaksa berjuang untuk mendapatkan akses untuk memperoleh air, pelayanan kesehatan dan juga sekolah. Mereka harus keluar dari kota itu dalam jangka waktu 2 minggu, untuk menempati kota lain dan menempati rumah baru. Kota dengan penduduk sekitar 12.000 orang yang rata-rata sebagai penambang timah ini dikosongkan. Mereka meninggalkan rumah mereka dengan segala perabotannya. Jadi anda dapat menemukan mainan, buku, pakaian dan berbagai barang didalam kota yang kosong.


8. Kowloon

 


Kota besar Kowloon yang terletak di luar Hongkong, China. Dulunya diduduki oleh Jepang selama perang dunia II, yang kemudian diambil alih oleh penduduk liar setelah Jepang menyerah. Pemerintahan Inggris ingin China bertanggung jawab terhadap kota ini, karena kota tersebut menjadi kota yang tidak beraturan dan tidak taat pada hukum pemerintah. Populasi tidak terkendali, penduduk membangun koridor lybirint yang setinggi jalan yang penuh tersumbat oleh sampah, bangunan yang sangat tinggi sehingga membuat cahaya matahari tidak bisa menyinari. Seluruh kota disinari dengan neon. Kota tersebut penuh dengan rumah pelacuran, kasino, rumah madat dan obat bius dan kokain, banyak terdapat makanan-makanan dari daging anjing dan juga terdapat pabrik-pabrik rahasia yang tidak terganggu oleh otoritas.Keadaan ini akhirnya berakhir ketika di tahun 1993, diambil keputusan oleh pemerintah Inggris dan otoritas China untuk menghentikan semua itu.


9. Varosha

 


Varosha adalah sebuah daerah yang tidak diakui oleh republic Cyprus Utara. Sebelum tahun 1974 Turki menginvasi Cyprus, daerah ini merupakan daerah wisata modern di kota Famagusta. Pada tiga dekade terakhir, kota ini ditinggalkan dan menjadi kota mati. Di tahun 1970-an, kota ini menjadi kota tujuan wisata utama di Cyprus. Untuk memberikan pelayanan yang memuaskan kepada para wisatawan, kota ini membangun berbagai bangunan mewah dan hotel. Ketika tentara Turki menguasai daerah tersebut, mereka menjaga dan memagari daerah tersebut, tidak boleh ada yang keluar masuk kota tersebut tanpa seijin dari tentara Turki dan tentara PBB. Rencana untuk kembali mengembalikan Varosha ke tangan kendali Yunani, namun rencana tersebut tidak pernah terwujud. Hampir selama 34 tahun kota tersebut dibiarkan dan tidak ada perbaikan. Perlahan bangunan-bangunan tersebut hancur, metal mulai berkarat, jedela pecah, dan akar-akar tumbuhan menembus dinding dan trotoar. Kura-kura bersarang di pantai yang ditinggalkan. Di tahun 2010 Pemerintahan Turki bermaksud untuk membuka kembali Varosha untuk para turis dan kota kembali bisa didiami dan akan menjadi salah satu kota yang paling berpengaruh di uatara pulau.


10. Agdam

 


Kota besar Agdam di Azerbaijan adalah salah satu kota besar yang populasi penduduknya mencapai 150.000 orang. Namun kemudian hilang setelah pada tahun 1993 sepanjang perang Nagorno Karabakh. Walaupun kota ini tidak secara langsung menjadi basis peperangan, namun kota ini tetap mendapatkan efek dari perang tersebut, dengan menjadi korban dari sikap para Armenians yang merusak kota tersebut. Bangunan-bangunan dirusak dan akhirnya ditinggalkan penghuninya, hanya menyisakan masjid-masjid yang masih utuh berdiri. Penduduk Agdam sendiri sudah berpindah ke area lain, seperti ke Iran.


Fenomena 2012

Fenomena 2012 adalah serangkaian kepercayaan dan rencana yang menyebutkan bahwa peristiwa bencana atau transofrmatif akan terjadi di tahun 2012. Perkiraan ini didasarkan pada apa yang diklaim sebagai tanggal akhir dari kalender Hitungan Panjang Maya, yang merentang selama 5.125 tahun dan berakhir pada 21 atau 23 Desember 2012. Pendapat yang mendukung penanggalan ini berasal dari arkeoastronomi amatir, penerjemahan alternatif mitologi, konstruksi numerologi, dan ramalan dari makhluk ekstraterestrial.
Penerjemahan Zaman Baru terhadap perpindahan ini menunjukkan bahwa, selama ini, planet ini dan penghuninya sedang mengalami transformasi fisik atau spiritual secara positif, dan bahwa 2012 dapat menandakan awal era baru. Sebaliknya, sejumlah orang percaya bahwa tanggal pada tahun 2012 menandakan awal kiamat. Kedua ide ini telah diterbitkan dalam berbagai buku dan dokumenter TV, dan telah menyebar ke seluruh dunia melalui situs web dan grup diskusi.
Cendekiawan Mayanis mengatakan bahwa ide mengenai kalender Hitungan Panjang yang "berakhir" tahun 2012 tidak mewakili sejarah Maya. Di masa Maya modern, 2012 sangat tidak relevan, dan sumber Maya klasik mengenai fenomena ini sudah langka dan bertentangan, menyatakan bahwa ada kemungkinan kecil tanggal ini diakui secara universal.
Klaim yang terus muncul oleh orang-orang yang memperkirakan akhir dunia di tahun 2012 (sejajar dengan lubang hitam, tabrakan dengan planet bebas, perpindahan kutub) telah ditolak sebagai pseudoilmiah oleh komunitas ilmiah. Banyak klaim ini melanggar hukum fisika, atau bertentangan dengan observasi sederhana.
Sebuah film berjudul 2012, yang disutradarai Roland Emmerich, telah menggunakan kampanye pemasaran viral mengenai kekhawatiran kiamat di tahun tersebut. Kampanye ini, yang berupa video kesadaran publik dari organisasi fiksi "Institute for Human Continuity", telah dikritik karena berkontribusi pada ketakutan umum mengenai masalah ini.

Kalender Hitungan Panjang Mesoamerika


Desember 2012 menandai akhir perputaran baktun saat ini pada kalender Hitungan Panjang Mesoamerika, yang digunakan di daerah Amerika Tengah sebelum datangnya orang Eropa. Meskipun Hitungan Panjang sepertinya ditemukan oleh Olmec, kalender ini semakin dikaitkan dengan peradaban Maya, yang periode klasiknya bertahan dari 250 hingga 900 M. Maya klasik melek huruf dan sistem penulisan mereka telah dipecahkan, berarti bahwa sisa penulisan dan bahan tulisan mereka telah diselamatkan sebelum penjajahan Eropa.
Hitungan Panjang sendiri menetapkan "tahun nol"-nya pada titik di masa lalu yang menandakan akhir dunia sebelumnya dan awal dunia yang baru, yang merujuk pada 11 atau 13 Agustus 3114 SM dalam kalender Gregorian Proleptik, bergantung pada rumus yang digunakan. Tidak seperti putaran kalender 52 tahun yang masih digunakan sekarang oleh suku Maya, Hitungan Panjang lebih lurus, daripada berputar, dan menyimpan waktu dalam satuan 20, jadi 20 hari adalah satu uinal, 18 uinal, atau 360 hari, adalah satu tun, 20 tun adalah satu katun, dan 20 katun, atau 144.000 hari, adalah satu baktun. Jadi, contohnya, tanggal Maya 8.3.2.10.15 berarti 8 baktun, 3 katun, 2 tun, 10 uinal dan 15 hari sejak penciptaan. Banyak prasasti Maya memperlihatkan perpindahan hitungan menuju tingkatan lebih tinggi setelah 13 baktun. Hari ini, kesamaan yang paling luas diterima mengenai akhir baktun ketigabelas, atau tanggal Maya 13.0.0.0.0, dengan kalender Barat adalah 21 Desember atau 23 Desember 2012.
Tahun 1957, Mayanis pertama dan astronom Maud Worcester Makemson menulis bahwa "penyelesaian Periode Besar 13 baktun telah dikaitkan besar dengan suku Maya". Antropolog Munro S. Edmonson menambahkan bahwa "tampaknya ada keterkaitan kuat bahwa kalender eral, seperti kalender tahun, didorong oleh prediksi astronomi jarak jauh, seseorang yang membuat perkiraan titik balik matahari yang tepat 2.367 tahun di masa depan pada tahun 355 SM". Tahun 1966, Michael D. Coe lebih tegas mengklaim dalam buku The Maya bahwa "ada ramalan [...] bahwa Kiamat akan memusnahkan penduduk dunia dan penciptaan hari akhir [baktun] ketigabelas. Sehingga [...] alam semesta kita hari ini [... akan] musnah pada 24 Desember 2011 M, [kemudian diganti ke 23 Desember, 2012] ketika Putaran Besar Hitungan Panjang mencapai akhir."
Konotasi kiamat Coe diterima oleh cendekiawan lain pada awal 1990-an. Tapi cendekiawan akademik terkini berkata bahwa, sementara akhir baktun ke-13 adalah sebab perayaan, tanggal ini tidak menandakan akhir kalender. Dalam karya seminal 1990, cendekiawan Maya, Linda Schele dan David Freidel, yang merujuk Edmonson, mengatakan bahwa Maya "tidak menyatakan ini sebagai akhir penciptaan, sebagaimana dikatakan sebelumnya," merujuk prediksi Maya tentang peristiwa yant terjadi setelah akhir baktun ke-13. Schele dan Freidel mencatat bahwa tanggal penciptaan tertulis di Coba sebagai 13.13.13.13.13.13.13.13.13.13.13.13.13.13.13.13.13.13.13.13.0.0.0.0, dengan dua puluh satuan di atas katun. Menurut Schele dan Freidel, 13 ini seharusnya dianggap sebagai 0, shingga nomor Coba akan dibaca 0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0, dengan satuan setiap kolom di belakang detik (dihitung dari kanan ke kiri) sama dengan 20 kali nomor sebelumnya (The Maya, karena konsep putaran waktu mereka, juga menulis tanggal penciptaan, tanggal nol mereka, sebagai 13.0.0.0.0). Nomor ini mewakili "titik awal odometer waktu besar". Schele dan Freidel menghitung bahwa tanggal di mana odometer ini akan berakhir berada pada sekitar 4.134105 × 1028 tahun di masa depan, atau 3 quintilion kali usia alam semesta yang diterima secara ilmiah. Masalah ini semakin rumit setelah fakta bahwa berbagai negara kota Maya yang memperlakukan Hitungan Panjang dalam cara yang berbeda. Di Palenque, bukti menyatakan bahwa pendeta penjaga waktu percaya putaran ini akan berakhir setelah 20 baktun, bukan 13. Sebuah monumen yang memperingati naik tahtanya Raja Pakal Agung menghubungkan pelantikannya dengan peristiwa 4000 tahun kemudian, menandakan bahwa orang-orang terpelajar tidak percaya bahwa Bumi ini akan berakhir pada 13.0.0.0.0.

Suku Maya tentang 2012

Suku Maya saat ini, secara keseluruhan, tidak menaruh ketertarikan apapun pada 2012. Meskipun perputaran kalender masih digunakan oleh sejumlah suku Maya di dataran tinggi Guatemala, Hitungan Panjang masih diberlakukan oleh suku Maya klasik, dan baru-baru ini ditemukan kembali oleh para arkeolog. Tetua Maya, Apolinario Chile Pixtun dan arkelolog Meksiko, Guillermo Bernal, keduanya mencatat bahwa "kiamat" adalah konsep Barat yang tidak memiliki kesamaan dengan kepercayaan Maya. Bernal percaya bahwa ide seperti itu telah disisipkan pada suku Maya oleh bangsa Barat karena mitos mereka sendiri "lenyap". Arkeolog Maya, Jose Huchm mengeluh bahwa, "Bila aku pergi ke komunitas penutur bahasa Maya dan menanyakan orang-orang apa yang akan terjadi pada 2012, mereka tak tahu apa-apa. Apakah dunia ini segera berakhir? Mereka takkan mempercayaimu. Kami sangat mempermasalahkan hal ini, layaknya hujan."
Kesamaan yang diberikan suku Maya klasik tentang tanggal 2012 belum jelas. Kebanyakan prasasti Maya klasik masih bersejarah dan tidak membuat pernyataan ramalan apapun. Dua benda dalam sisa sejarah Maya menyebutkan akhir baktun ke-13: Tortuguero Monument 6 dan, kemungkinan Chilam Balam.

Tortuguero

Tortuguero, yang terletak di ujung selatan Tabasco, Meksiko, berasal dari abad ke-7 M dan terdiri dari berbagai prasasti untuk menghormati pemimpinnya. Satu prasasti, dikenal sebagai Tortuguero Monument 6, secara umum disetujui oleh suku Maya yang merujuk pada tanggal di tahun 2012. Sebagian telah pudar; cendekiawan Mayanis, Mark Van Stone telah memberikan penerjemahan paling lengkap:
Tzuhtz-(a)j-oom u(y)-uxlajuun pik
[b'ak'tun] ke-13 akan berakhir
(ta) Chan Ajaw ux(-te') Uniiw.
(on) 4 Ajaw, Uniiw ke-3 [3 K'ank'in].
Uht-oom Ek'-...
... Hitam akan terjadi.
Y-em(al) ... Bolon Yookte' K'uh ta-chak-ma...
(Akan menjadi) keturunan(?) Bolon Yookte' K'uh kepada yang agung (atau merah?)...
Sedikit diketahui tentang dewa Bolon Yookte' K'uh. Terjemahan yang mungkin mengenai namanya meliputi "sembilan [dewa] pendukung", "Dewa Banyak Langkah", "Pohon Sembilan Anjing", atau "Pohon Banyak Akar". Ia muncul di prasasti lain sebagai dewa perang, konfilk, dan kiamat, meskipun Markus Eberl dan Christian Prager percaya bahwa prasasti Tortuguero mengikuti pernyataan pemimpin Maya tentang perayaan masa depan. Tak ada ilustrasi Bolon Yookte', meskipun lusinan gambar dewa lain diketahui. Juga, hitungan panjang yang digunakan di Tortuguero berisi 20 b'ak'tun dalam satu putaran, sehingga akhir b'ak'tun ke-13 tidak akan mengakhiri perputaran menurut para astronom Tortuguero

Chilam Balam

Chilam Balam adalah sekumpulan sejarah ramalan Maya setelah penjajahan yang tercantum dalam bentuk alfabet Spanyol. Kepemilikan mereka dijelaskan sebagai chilam balam, atau peramal jaguar.Chilam Balam di Tizimin telah diterjemahkan dua kalu: oleh arkeoastronom Maud Worcester Makemson dan antropolog Munro S. Edmonson. Makemson percaya bahwa salah satu kalimat dalam buku (licutal oxlahun bak chem, ti u cenic u tzan a ceni ciac aba yum texe) merujuk pada "peristiwa paling penting ketika datangnya 13.0.0.0.0 4 Ahau 3 Kankin di masa depan yang tak terlalu jauh", yang berarti "Saat ini Baktun 13 terus datang, membawa ornamen yang telah kuberitahu dari nenek moyangmu." (Versi teksnya berlanjut, "Kemudian dewa akan datang mengunjungi yang kecil. Kemungkinan 'Setelah Kematian' akan menjadi subyek pembicaraan.") Makemson masih bergantung pada penanggalannya yaitu 13.0.0.0.0 hingga 1752 dan kata-kata "masa depan yang tak terlalu jauh" dalam tulisannya berarti beberapa tahun setelah prasasti di Tizimin merekam Chilam Balam-nya. Terjemahan Edmonson tidak mendukung bacaan ini; ia menganggap Hitungan Panjang secara keseluruhan melenceng dari buku, dengan sistem may 24 putaran yang digunakan. Buku Chilam Balam lainnya berisi referensi mengenai baktun ke-13, tapi masih belum jelas apakah ini terjadi di masa lalu atau masa depan; contohnya, oxhun bakam u katunil (bakam ke-13 dari katun) di Chilam Balam Chumayel.

Teori Zaman Baru

Banyak pendukung Zaman Baru percaya bahwa akhir dari putaran ini akan menyebabkan "perpindahan kesadaran" global. Tema yang ditemukan dalam sastra 2012 meliputi "dugaan mengenai budaya Barat", ide evolusi spiritual, dan kemungkinan membawa dunia pada Zaman Baru, oleh contoh perorangan atau kesadaran kelompok. Tujuan umum dari sastra tersebut bukanlah untuk memperingatkan hari kiamat, tapi "untuk mendorong simpati kontra-budaya dan aktivisme sosio-politik dan 'spiritual'".
Tanggal 24 Desember 2011 (dari Coe) menjadi subyek spekulasi oleh Frank Waters, yang membawa dua bab dalam penerjemahannya, termasuk diskusi tabel astrologi untuk tanggalnya dan kaitannya dengan ramalan Hopi dalam buku tahun 1975-nya Mexico Mystique: The Coming Sixth Age of Consciousness. Signifikansi tahun 2012 (tapi bukan pada hari tertentu) disebutkan oleh José Argüelles dalam The Transformative Vision: Reflections on the Nature and History of Human Expression, juga thun 1975. Tanggal 21 Desember 2012 muncul dalam buku Argüelles, The Mayan Factor: Path Beyond Technology tahun 1987, tahun yang sama ketika ia mengantisipasi 2012 dengan membantu mengatur Harmonic Convergence. Tahun 1975, penulis Terence McKenna juga tiba pada prediksi Zaman Baru di tahun 2012. Ini kemudian diperbarui menjadi 21 Desember 2012 pada tahun 1983 (tanggal yang lebih spesifik muncul pada revisi 1993 The Invisible Landscape. Penulis Daniel Pinchbeck mempopulerkan konsep Zaman Baru tentang tanggal ini, menghubungkannya dengan kepercayaan tentang lingkaran ladang, penculikan alien, dan karya pribadi yang didasarkan pada penggunaan enteogen dan hubungan ke dunia lain dalam buku tahun 2006, 2012: The Return of Quetzalcoatl. Pinchbeck memilih perubahan kesadaran daripada kiamat, berarti bahwa kelakuan materialistik, daripada dunia material, sedang dalam kekacauan. Berawal tahun 2003, ia telah mempromosikan ide ini setiap tahun dalam presentasi di Burning Man. Arguelles, McKenna dan Pinchbeck, semuanya mengklaim tiba pada kesimpulan mereka melalui penggunaan obat psikoaktif.
Semir Osmanagić, penulis dan pekerja besi bertanggungjawab atas perkenalan piramida Bosnia, merujuk pada 2012 dalam kesimpulan di bukunya, The World of the Maya. Ia mengatakan bahwa "Kemajuan DNA dapat membawa kita ke tingkat selanjutnya" dan menyimpulkan, "Ketika 'surga terbuka' dan energi kosmik dibolehkan mengalir melalui Planet kecil kita, kita akan diangkat ke tingkat selanjutnya disebabkan oleh getaran".

Kesejajaran galaktik 

Pada pertengahan 1990-an, John Major Jenkins menyatakan bahwa suku Maya kuno telah meramalhkan hubungan tanggal 21 Desember dengan titik balik matahari musim dingin di tahun 2012. Tanggal ini sama dengan ide yang dia sebut kesejajaran galaktik.

Di tata surya kita, planet dan Matahari berbagi bidang orbit yang sama, dikenal sebagai bidang ekliptika. Dari sudut pandang kita di Bumi, konstelasi zodiak yang bergerak di sepanjang atau dekat dengan ekliptika, dan sepanjang waktu, muncul dalam keadaan mundur berlawanan jarum jam sebanyak satu derajat setiap 72 tahun. Pergerakan ini terjadi pada sedikit perpindahan dalam poros Bumi ketika berputar. Akibatnya, setiap sekitar 2160 tahun, konstelasi yang terlihat di pagi ekuinoks musim semi berubah. Dalam tradisi astrologi Barat, ini berarti akhir satu zaman astrologi (yaitu Zaman Pisces) dan awal zaman lainnya (Zaman Aquarius). Selama 26.000 tahun, presesi ekunioks membentuk satu putaran penuh mengelilingi ekliptika.
Ketika ekuinoks musim semi di belahan utara berupa konstelasi Pisces, jadi titik balik matahari musim dingin berupa konstelasi Sagitarius, yang merupakan konstelasi yang dipotong oleh khatulistiwa galaksi. Setiap tahun selama 1000 tahun terakhir, pada titik balik matahari musim dingin, Bumi, Matahari dan khatulistiwa galaksi sejajar, dan setiap tahun, presesi mendorong Matahari sedikit lebih jauh melalui jalur Bima Sakti.

Bima Sakti dekat Cygnus memperlihatkan jalur Celah Gelap, yang disebut oleh Maya sebagai Xibalba be atau "Jalan Hitam"
Jenkins mengatakan bahwa suku Maya mendasarkan kalender mereka pada observasi Celah Besar, garis awan debu hitam di Bima Sakti, yang disebut oleh Maya sebagai Xibalba be atau "Jalan Hitam." Jenkins mengklaim bahwa Maya sadar di mana ekliptika memotong Jalan Hitam dan memberikan posisi di langit ini sebuah kesamaan khusus dengan kosmologi mereka. Menurut hipotesis, Matahari sejajar tepat dengan titik perpotongan ini di titik balik matahari musim dingin 2012. Jenkins mengklaim bahwa suku Maya klasik menolak penghubungan ini dan merayakannya sebagai pertanda transisi spiritual mendalam untuk manusia. Pendukung Zaman Baru mengenai hipotesis kesejajaran galaktik menyatakan bahwa, sebagaimana astrologi menggunakan posisi bintang dan planet untuk meramalkan peristiwa masa depan, suku Maya memenuhi kalender mereka dengan maksud persiapan untuk peristiwa-peristiwa besar dunia. Jenkins memasukkan penuturan shaman Maya kuno mengenai pusat galaksi dan penggunaan jamur psilocybin, kodok psikoaktif, dan benda psikedelik lainnya oleh mereka. Jenkins juga mengaitkan Xibalba be dengan "pohon dunia", gambaran pada pembelajarang kosmologi Maya kontemporer (bukan kuno).
Kesejajaran yang dipertanyakan ini belum pasti dengan 2012 tapi terjadi pada periode 36 tahun, bergantung pada diameter Matahari, dengan pertemuan paling tepat terjadi tahun 1998. Juga, Jenkins mencatat bahwa tidak ada bukti kuat bahwa Maya tahu mengenai presesi ini. Sementara sejumlah cendekiawan Maya, seperti Barbara MacLeod, menyatakan bahwa sejumlah tanggal suci Maya dihitung menurut putaran presesi, opini mengenai masalah ini terbagi-bagi. Juga ada bukti kecil, arkeologis atau historis, bahwa Maya menempatkan ketertarikan pada titik balik matahari atau ekuinoks.

Timewave zero dan I Ching


Tampilan perangkat lunak Timewave Zero
"Timewave zero" adalah satu rumus numerologi pseudoilmiah yang mendukung penghitungan mundur dan aliran "kebaruan", diartikena sebagai peningkatan dalam antarhubungan alam semesta, atau kompleksitas teratur, sepanjang waktu. Menurut Terence McKenna, yang memahami ide ini selama beberapa tahun di awal-pertengahan 1970-an ketika menggunakan jamur psilocybin dan DMT, alam semesta ini memiliki seuatu penarik teleologis di akhir masa yang meningkatkan keantarhubunganan, yang mencapai keganjilan kompleksitas tak terbatas pada 2012, di mana sesuatu dan semua yang dibayangkan akan muncul secara langsung.[51]
McKenna mengekspresikan "kebaruan" dalam sebuah program komputer, yang membentuk bentuk gelombang yang dikenal sebagai timewave zero atau timewave. Berdasarkan interpretasi McKenna terhadap urutan King Wen mengenai I Ching, grafik tersebut memperlihatkan periode besar kebaruan yang berhubungan dengan perpindahan besar dalam evolusi biologis dan kultural manusia. Ia mempercayai peristiwa di masa apapun yang secara rekursi berkaitan dengan peristiwa di masa lain, dan memilih pengeboman atom Hiroshima sebagai basis penghitungan tanggal akhir bulan November 2012. Ketika ia kemudian menemukan kedekatan tanggal ini dengan akhir baktun ke-13 di kalender Maya, ia menyesuaikannya sehingga kedua tanggal sama.[53]
Edisi pertama The Invisible Landscape merujuk pada 2012 (sebagai tahun, bukan hari) dua kali. McKenna awalnya menganggapnya sebuah observasi tak sengaja bahwa tanggal miliknya dan José Argüelles sama, suatu tanda bahwa tanggal akhir "diprogram ke dalam ketidaksadaran kita". Itu baru terjadi di tahun 1983, dengan penerbitan tabel revisi Sharer mengenai korelasi tanggal di edisi ke-4 The Ancient Maya karya Morley, bahwa setiap orang mulai yakin bahwa 21 Desember 2012 memiliki arti tertentu. McKenna memasukkan tanggal spesifik ini pada edisi kedua The Invisible Landscape tahun 1993.

Pandangan hari kiamat

Pandangan yang lebih apokaliptis mengenai tahun 2012 juga menyebar di berbagai media. Pandangan ini disebarluaskan oleh History Channel yang, dimulai tahun 2006, menyiarkan "Decoding the Past: Mayan Doomsday Prophecy", berdasarkan pada teori John Major Jenkins tapi dengan kata-kata yang ia sebut sebagai "45 menit acara tentang kiamat yang tidak tahu malu dan jenis terburuk dari sensasionalisme konyol". Acara ini ditulis oleh seorang penulis fiksi ilmiah. Acara ini terbukti terkenal dan diikuti oleh banyak sekuel: 2012, End of Days (2006), The Last Days on Earth (2008), Seven Signs of the Apocalypse (2008), dan Nostradamus 2012 (2008). Discovery Channel juga menyiarkan "2012 Apocalypse" tahun 2009, mengatakan bahwa badai matahari besar, pertukaran kutub magnet, gempa bumi, gunung api super, dan lainnya akan terjadi pada 2012. 


Satu ide yang dicetuskan dalam film-film tersebut yaitu pertukaran geomagnetik (biasa salah disebut sebagai perpindahan kutub oleh pencetus hipotesis ini), yang dapat terjadi oleh letupan matahari besar, satu dengan energi yang sama dengan 100 milyar bom atom. Keyakinan ini didukung oleh observasi bahwa medan magnet Bumi sedang melemah, yang menandakan pertukaran kutub magnet utara dan selatan. Ilmuwan percaya bahwa Bumi sudah terlambat untuk pertukaran geomagnetik, dan telah lama terjadi, bahkan sejak masa suku Maya, karena pertukaran terakhir adalah 780.000 tahun yang lalu. Kritik mengklaim pertukaran memakan 5.000 tahun untuk selesai, dan tidak dimulai pada tanggal tertentu. Juga, NOAA sekarang memperkirakan bahwa maksimum matahari akan memuncak pada 2013, bukan 2012, dan itupun juga lemah, dengan jumlah rata-rata bintik matahari yang rendah. Dalam hal lain, terdapat bukti ilmiah yang menghubungkan maksimum matahari dengan pertukaran geomagnetik. Maksimum matahari akan menjadi terkenal karena efeknya terhadap komunikasi telepon satelit dan seluler.

Pendukung tabrakan Nibiru mengklaim bahwa sebuah planet bernama Nibiru akan bertabrakan dengan atau melewati Bumi pada tahun tersebut. Ide ini, yang telah tersebar sejak 1995 dalam putaran Zaman Baru dan awalnya dijadwalkan tahun 2003, didasarkan pada klaim hubungan dari spesies alien dan hal ini dijadikan bahan tertawaan secara luas. Astronom menghitung bahwa benda seperti itu yang melintas dekat Bumi akan terlihat bagi orang-orang yang melihat di langit malam.



Bacaan kiamat tentang hipotesis Jenkins menyatakan bahwa, ketika kesejajaran galaktik terjadi, maka hal tersebut akan membentuk efek gravitasi gabungan antara Matahari dan lubang hitam superbesar di tengah galaksi kita, (dikenal sebagai Sgr A*) yang membuat kekacauan di Bumi. Jauh dari fakta yang disebutkan di atas bahwa "kesejajaran galaktik" yang diramalkan Jenkins telah terjadi pada 1998, jalur nyata Matahari melalui zodiak yang terlihat dari Bumi tidak dekat dengan pusat galaksi asli, tapi beberapa derajat di atasnya. Bahkan bila bukan ini masalahnya, Sgr A* terletak 30.000 tahun cahaya dari Bumi, dan membutuhkan 6 juta kali lebih dekat untuk menyebabkan gangguan gravitasi di Tata Surya kita.
Sejumlah versi ide menolak "kesejajaran galaktik" 2012 dengan "kesejajaran galaktik" berbeda yang dicetuskan sejumlah ilmuwan untuk menjelaskan periodisitas pada pemusnahan massal dalam catatan fosil. Hipotesis ini menyatakan bahwa osilasi vertikal yang dibuat Matahari ketika mengorbit pusat galaksi menyebabkannya secara tetap melintasi bidang galaksi. Ketika orbit Matahari berada di luar lingkaran galaksi, pengaruh gelombang galaksi lebih lemah; ketika memasuki kembali lingkaran galaksi, sebagaimana yang dilakukan setiap 20-25 juta tahun, Matahari berada di bawah pengaruh "gelombang lingkaran" yang lebih kuat, yang, menurut model matematika, meningkatkan masuknya komet awan Oort ke dalam Tata Surya kita oleh faktor 4, membawa pada peningkatan besar mengenai kemungkinan tabrakan komet yang mematikan. Tetapi, "kesejajaran" ini berlaku selama puluhan juta tahun, dan takkan pernah bisa diperhitungkan hingga tanggal yang pasti. Bukti memperlihatkan bahwa Matahari melintas melalui lingkaran galaksi tiga juta tahun yang lalu, dan sekarang bergerak lebih jauh di atasnya.

Proyek Web Bot adalah serangkaian bot terprogram yang mencari kata kunci tertentu di Internet, mencari pola-pola. Penciptanya, George Ure, mengklaim bahwa studi tentang "obrolan web" memperkirakan serangan 11 September di New York, meskipun ia juga mengklaim bahwa dunia akan berakhir pada 21 Desember 2012. Kritik mengenai klaim ini menyatakan bahwa sementara pengetahuan kolektif manusia hanya bisa memperkirakan serangan teroris, kejatuhan pasar saham atau peristiwa lain yang disebabkan manusia, tidak ada cara untuk memperkirakan sesuatu seperti gempa bumi atau akhir dunia.

Sebuah film berjudul 2012, disutradarai Roland Emmerich dan menampilkan aktor John Cusack, Danny Glover, Chiwetel Ejiofor, Amanda Peet, Thandie Newton, Oliver Platt dan Woody Harrelson dijadwalkan dirilis tanggal 13 November 2009. Tanggal 12 November 2008, stuido ini merilis trailer teaser pertama untuk 2012 yang memperlihatkan tsunami menerpa Himalaya dan memunculkan pesan ilmiah yang menyatakan bahwa dunia akan berakhir pada 2012, dan bahwa pemerintah dunia tidak mempersiapkan penduduknya untuk peristiwa ini. Trailer berakhir dengan pesan pada pembaca untuk "find out the truth" (cari kebenaran) dengan mencari "2012" menggunakan mesin pencari. The Guardian mengkritik keefektifan pemasaran sebagai "cacat dalam" dan menghubungkannya dengan "situs web yang tidak lagi membuat klaim tentang 2012".
Studio ini juga meluncurkan situs web pemasaran viral yang dioperasikan oleh Institute for Human Continuity yang dibuat-buat, di mana pemburu film bisa mendaftar untuk nomor undian untuk menjadi bagian dari penduduk yang akan diselamatkan dari kehancuran global. David Morrison dari NASA telah menerima lebih dari 1000 pertanyaan dari orang-orang yang mengira situs web tersebut asli dan mengutuknya dan berkata "Aku juga punya kasus remaja menulis padaku dan mengakatan mereka hendak bunuh diri karena mereka tidak ingin melihat dunia berakhir. Kupikir ketika kau berbohong di Internet dan menakut-nakuti anak-anak untuk menghasilkan uang, secara etis itu sala